menuju swasembada pangan 2017

Kementan pastikan persiapan final Hari Pangan Sedunia di Kalsel

Reporter : Rizlia Khairun Nisa | Minggu, 30 September 2018 11:58
Kementan pastikan persiapan final Hari Pangan Sedunia di Kalsel
persiapan final Hari Pangan Sedunia di Kalsel. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjelang pelaksanaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 pada 18-21 Oktober 2018 di Kalimantan Selatan, Kementerian Pertanian bersama dengan Pemerintah Daerah terus bersinergi memastikan kesiapan penyelenggaraan HPS yang rencana akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan puluhan duta besar dari negara sahabat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro meyakini kesiapan HPS di Kalsel sudah memasuki tahap akhir.

"Dengan kerja keras seluruh pihak, ratusan hektar lahan rawa berhasil disulap menjadi lahan pertanian produktif, bahkan ada beberapa lahan yang sudah panen," kata Syukur saat meninjau langsung lokasi HPS di Desa Jejangkit Muara, Kabupaten Barito Kuala.

Lebih lanjut Syukur menjelaskan penyelenggaraan HPS kali ini akan diadakan di atas lahan rawa seluas 4000 ha yang tengah digarap menjadi lahan sawah, hal ini menggambarkan bagaimana keseriusan Indonesia dalam mengembangkan dan memanfaatkan potensi lahan sub optimal sebagai lahan produktif

"Ini peluang yang sangat strategis untuk menunjukkan kepada dunia, betapa Indonesia serius dan mampu secara cerdas mengelola lahan rawa, tentunya dengan didukung berbagai inovasi teknologi pertanian yang ada," ungkap Syukur.

Kesiapan lahan rawa di Batola sebagai salah satu lokasi HPS, diyakini tidak terlepas dari dukungan penuh yang diberikan Kementan ke daerah, Syukur mengaku Kementan telah memberikan bantuan pupuk dan benih hingga puluhan eskavator, pompa dan teknologi irigasi serta alat mesin pertanian lainnya.

"Lahan yang tadinya tidak produktif, dengan sentuhan teknologi pertanian yang tepat,kini bisa bermanfaat bahkan berpotensi menjadi tulang punggung penghasil pangan nasional hingga berpeluang menjadi sumber ekonomi masyarakat disekitarnya," paparnya.

Di akhir peninjauan Syukur mengatakan agar semua pihak terus bergerak memperluas pemanfaatan lahan rawa yang ada, pemanfaatan tersebut diharapkan tidak hanya fokus pada komoditas padi tetapi juga pada tanaman hortikultura.

persiapan final Hari Pangan Sedunia di Kalsel 2018 Merdeka.com

Di kesempatan berbeda Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian selaku Ketua Pelaksana HPS Nasional, Pending Dadih Permana mengatakan semangat petani di Batola harus terus dijaga hingga pasca HPS, Dadih memastikan akan ada pendampingan selama tiga tahun sampai korporasi petani diwilayah tersebut terbentuk.

"Kita akan kawal dari aspek teknis, manajerial, hingga aspek bisnisnya dan penguatan kelembagaannya, karena ini titik kunci keberlanjutan lahan rawa," jelas Dadih saat memimpin rapat pleno persiapan HPS di Kantor Gubernur, Banjarbaru.

Lebih lanjut Dadih menegaskan kesiapan pelaksanaan HPS di Kalsel hampir 100% rampung, dengan semangat seluruh pihak baik pusat maupun daerah, Dadih yakin pelaksanaan HPS sesuai dengan tema nasional yang diangkat tahun ini akan berjalan dengan lancar dan menjadi potret keberhasilan Indonesia dalam upaya optimalisasi pemanfaatan lahan rawa lebak dan pasang surut menuju lumbung pangan dunia 2045.

Sebagai Informasi pelaksanaan HPS akan dipusatkan pada dua titik di Kalimantan Selatan, yaitu di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel yang terletak di Banjarbaru dan Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit di Kabupaten Barito Kuala.

Selain akan diisi dengan pelaksanaan seminar nasional, wisata diplomatik, gelar teknologi, pameran produk pertanian dan panen raya padi di lahan rawa, HPS tahun ini juga akan memecahkan rekor muri melalui kegiatan 'isi piringku' yang akan diikuti dan dimeriahkan oleh 2018 orang ibu hamil.

Baca juga:
Sejak 2017, Upsus Siwab berhasil tambah populasi sapi hingga 2 juta ekor
Pasokan jagung 2018 dipastikan aman hingga akhir tahun
Kementan dorong pemanfaatan industri 4.0 sektor pertanian
Imbauan Kementan kepada pelaku usaha agar peternak ayam broiler tak merugi
Kementan prediksi produksi kedelai nasional bakal melonjak dua kali lipat
Berhasil manfaatkan musim kemarau, produksi padi diperkirakan melonjak 1,8 juta ton

[hhw]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kementan, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kementan.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


LATEST UPDATE