menuju swasembada pangan 2017

Mentan buka Rakor Perkembangan Produksi dan Serapan Gabah 2015

Reporter : Hardiansyah | Selasa, 16 Juni 2015 18:50
Mentan buka Rakor Perkembangan Produksi dan Serapan Gabah 2015
Menteri Pertanian. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuka rapat koordinasi (rakor) nasional terkait perkembangan produksi dan serapan gabah/beras 2015 di Gedung Auditorium Kementerian Petanian, Selasa (15/6). Acara ini juga dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Rakor tersebut mengundang kepala dinas pertanian dan Dandim pada 147 kabupaten, dan kepala dinas pertanian, badan dan instansi lingkup pertanian pada 17 provinsi yang membahas agenda strategis pembangunan pertanian perkembangan produksi tahun 2015. Kinerja 7 komoditas strategis kinerja serapan bulog kinerja serapan anggaran dan antisipasi kekeringan.

"Selain itu, rakor ini sangat penting guna menyatukan langkah dan strategi percepatan pelaksanaan program Upaya Khusus (Upsus) swasembada padi, jagung, dan kedelai 2015, distribusi dan pemasaran produk termasuk peran koperasi dan UKM dalam bisnis komoditas pertanian ini," kata Mentan.

Mentan mengatakan dengan bekerja secara maraton, sejak akhir tahun 2014 lalu sampai saat ini telah berhasil melakukan upaya perbaikan jaringan irigasi untuk areal seluas 833 ribu hektare (32 persen) dari target.

Adapun penyaluran pupuk Musim Tanam (MT) Oktober hingga Maret 2015 telah meningkat 264,6 ribu ton (5,52 persen) dari MT Oktober hingga Maret 2014. Kegiatan optimasi lahan telah dilakukan pada areal lahan seluas 262 ribu hektare (25 persen) dari target.

"Untuk alat mesin pertanian (alsintan) telah disalurkan bantuan traktor sebanyak 19.670 unit (75 persen) dari target. Bantuan traktor ini merupakan terbesar sepanjang sejarah Indonesia," ungkap Mentan.

Amran mengungkapkan dampak dari berbagai upaya yang dilakukan tersebut, yakni diperolehnya luas tambah tanam MT Oktober hingga Maret 2015 seluas 292,7 ribu hektare dan diharapkan tambahan lagi pada MT April hingga September 2015 seluas 960,3 ribu hektare.

"Dengan upaya yang kita lakukan terus menerus, saya optimis target produksi padi 2015 sebesar 73,4 juta ton gabah kering giling (GKG) aka dapat tercapai Menggunakan konversi 62,74 persen, diperoleh beras sebesar 42,6 juta ton," tutupnya.

[war]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kementerian Pertanian, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kementerian Pertanian.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


LATEST UPDATE