menuju swasembada pangan 2017

Selama 2014, Karantina Kementan sita 3,3 ton daging celeng

Reporter : Dede Rosyadi | Senin, 26 Mei 2014 16:26
Selama 2014, Karantina Kementan sita 3,3 ton daging celeng
babi hutan. shutterstock

Merdeka.com - Beberapa waktu lalu Badan Karantina (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pemusnahan terhadap penemuan daging celeng. Selama 2014, Kementan sudah menyita kurang lebih 3,4 ton daging celeng.

"Mayoritas daging celeng itu diamankan aparat Barantan di jalur Lampung menuju Banten," kata Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini, seperti dikutip dari antaranews, Senin (26/5).

Pada 2013, Barantan mencatat sebanyak 12 ton daging celeng berhasil disita dan dimusnahkan.

Menurut Banun, sepertinya upaya penyelundupan daging celeng tidak pernah jera dilakukan meskipun aparat berwenang selalu berhasil menggagalkan. Para pelaku dengan berbagai cara berusaha untuk mengedarkan barang haram tersebut ke pasaran, yang umumnya digunakan sebagai oplosan pada daging sapi.

"Tak bisa dipungkiri mahalnya daging sapi, terlebih lagi pada saat ramadan maupun lebaran membuat para pedagang nakal berpikir untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya secara sesaat dengan mengoplos daging celeng pada daging sapi yang dijualnya," jelasnya.

Tidak heran, lanjut Banun, jika permintaan terhadap daging celeng pun juga semakin meningkat. Dampaknya, peredaran daging celeng juga kian marak, walaupun harus bermain kucing-kucingan dengan petugas karantina maupun aparat keamanan.

"Jumlah penyelundupan daging ilegal tanpa sertifikat resmi, yang berisko terkontaminasi bakteri dan daging celeng atau babi hutan, kerap meningkat pada momentum menjelang ramadan," ungkapnya.

[cza]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Advertorial, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Advertorial.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


LATEST UPDATE